Mengejar Prestasi Meraih Mimpi

Posted On 19.32 by Tabligh Alfarisyi |

Di acara ini kick Andy show, kita melihat topik seputar prestasi remaja Indonesia baik di dalam negeri dan manca negara. Ya, topik semacam ini kami harapkan dapat menginspirasi dan memacu warga Indonesia lainnya untuk lebih kreatif dan berlomba mengejar ketertinggalan negara kita di kancah internasional.

Pada acara itu di hadirkannya dua remaja yang berhasil menciptakan Eco-bot, dan sejumlah mahasiswa yang juga berhasil menemukan energi listrik dari kulit pisang, seorang dokter gigi yang menciptakan bor gigi bermusik, serta kreasi mahasiswa kita dalam menciptakan mobil berbahan bakar irit yang diikutsertakan pada ajang Shell Eco Marathon di Sepang, Malaysia Juli 2010 mendatang.

Dua remaja putri yaitu Zuraidah Hanifah (15 th) dan Sayyidathu Thifal Atqiyya (17 th) berhasil menciptakan alat yang dinamakan Eco-bot. Alat semacam aquarium ini dilengkapi berbagai sensor. Cara bekerjanya adalah dalam masa tertentu sensor akan mengirim sinyal kepada tabung yang berisi makanan ikan. Dengan demikian ikan yang ada di dalam akuarium itu akan mendapatkan makanan secara otomatis. Tidak merepotkan pemilik akuarium. Selain itu, karya remaja kelas 9 dan 11 sekolah Techno Natura, Depok itu juga bisa menjaga tingkat kelembaban dan kualitas air secara otomatis pula. Kedua remaja setingkat SMP dan SMU ini beberapa waktu lalu telah mempresentasikan alat temuannya itu di depan pejabat Lembaga Antarisa Amerika Serikat, NASA.

Jika saat ini kita tengah menghadapi krisis energi listrik, temuan tiga mahasiswa Institut Teknologi 10 November Surabaya alias ITS yaitu Achmad Ferdiyansyah Pradana Putra, Hita Hamastuti dan Zulfikar bisa menjadi solusi. Betapa tidak, mereka berhasil menemukan energi listrik alias setrum dari limbah kulit pisang. Sampah pisang setelah diolah sedemikian rupa berhasil menjadi energi listrik. Mereka mengakui, temuan yang dinamakan Bana-Gyzer saat ini masih memerlukan beberapa penyempurnaan.

Temuan berikutnya cukup tergolong unik. Jika selama ini sebagian dari kita malas atau takut ke dokter gigi karena “ngeri”mendengar bor gigi yang berisik dan terasa ngilu, kini Anda tidak usah khawatir. Dokter Gigi Dhany Gustiana menemukan alat bor gigi yang bisa mengeluarkan musik. Jadi, ketika pasien yang akan dirawat giginya, bor yang digunakan akan mengeluarkan alunan musik sesuai kesukaan pasien. Dhany mengaku, pasiennya terutama anak-anak sangat senang dan tidak takut lagi ketika berobat kepadanya. Dan, gara-gara temuan bor gigi bermusik itu, dokter gigi asal Purworejo, Jawa Tengah itu pernah mendapat beasiswa ke Negeri Belanda.

Untuk memeriahkan ajang Shell Eco Marathon yang akan digelar di Sepang, Malaysia, awal Juli 2010 mendatang, kami mendatangkan sembilan tim yang akan berangkat. Ke-9 Tim yang akan bertarung untuk menguji desain mobil dan bahan bakar ramah lingkungan itu masing-masing dari perwakilan Universitas Indonesia, Universitas Gajahmada Yogyakarta, ITS Surabaya dan ITB Bandung. Saat ini mereka tengah menyempurnakan desain dan kehandalan mesin pada prototype mobil masing-masing. Dari segi kategori yakni urban dan futuristic, karya mahasiswa Indonesia patut diperhitungkan. Hanya saja pada pemanfaatan bahan bakar masih perlu peningkatan lagi. Saat ini mereka “baru” berhasil menggunakan satu liter bensin untuk jarak 300 – 400 kilometer. Sementara rekor yang tercipta dari negara lain adalah satu liter bisa dipergunakan untuk jarak 1000 kilometer. Yah, sebuah tantangan yang harus dihadapi…

semoga putra - putri INDONESIA semakin Kreatif demi masa depan Bangsa !!!!

Kick Andy Show

jum'at 25 juni 2010

Keep Reading

edit post

Putra - Putri Kreatif Bangsa

Posted On 19.17 by Tabligh Alfarisyi |

Monumen sang Pemimpin
Soekarno merupakan seorang pemimpin besar, dan tokoh besar sepanjang sejarah Republik Indonesia. Presiden pertama Indonesia ini memiliki cita-cita membangun Fundament Nation and Character Building yang diwujudkan dalam proyek-proyek mercusuar Soekarno. Proyek-proyek tersebut dimaksudkan sebagai representasi identitas bangsa Indonesia. Karya-karya mercusuar Soekarno dapat dilihat pada Gelora Senayan, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, dan lain-lain. Bangunan-bangunan inilah yang menjadi tonggak awal identitas arsitektur Indonesia.

Proyek-proyek mercusuar ini menghabiskan dana dalam jumlah yang besar sehingga menimbulkan kritik-kritik karena pada saat yang bersamaan ekonomi Indonesia masih sangat labil dan penuh dengan ketidakpastian. Meskipun demikian bangunan-bangunan yang didirikan pada masa Soekarno menjadi platform Arsitektur Indonesia. Agaknya untuk sampai pada kesimpulan apakah proyek mercusuar Soekarno adalah representasi identitas bangsa Indonesia dan identitas arsitektur Indonesia, perlu redefinisi dan kesepakatan terlebih dahulu seperti apa Indonesia dan seperti apa arsitektur Indonesia.

Terlepas dari pro-kontra seputar proyek mercusuar Soekarno yang menyebabkan inflasi hingga 600 %, menggusur tanah dan rumah warga Betawi, dan (disebut-sebut) menyengsarakan rakyat akibat alokasi dana kesejahteraan rakyat kurang diperhatikan, secara arsitektur, tidak akan terlihat entitas dan perspektif yang spesifik dari masyarakat, budaya, kepercayaan, patronage, dan sejarah lokal dalam proyek-proyek mercusuar Soekarno. Proyek mercusuar Soekarno, menunjukkan sikap yang paradoksal.

Di satu sisi, dengan slogan Nation and Character Building-nya Soekarno ingin membangun Indonesia yang tampak kuat dan besar sebagai bentuk perlawanannya terhadap kolonialisme dan imperialisme. Di sisi lain, penolakan terhadap hegemoni barat dilakukan dengan mengusung paradigma rasionalisme dan modernitas-progresif yang tetap menggunakan jargon-jargon dan ikon-ikon budaya dan arsitektur barat. Arsitektur modern diadopsi secara langsung sebagai bentuk perlawanan oleh rezim post-kolonial atau nasionalis .

METRO FILES : Monumen Sang Pemimpin – Sabtu, 19 Juni 2010 pukul 19.05 – 20.00 wib.


Inovasi Anak Negri

Benarkah bangsa Indonesia itu malas? Apa benar bangsa Indonesia itu tidak kreatif? Dua pertanyaan itu sering kali terlontar jika kita ngobrol dengan teman atau kolega terutama dari manca negara. Dua pertanyaan itu memang layak terlontar apalagi mengingat kondisi negeri kita yang hingga saat ini belum bangkit dari krisis dan makin carut marut. Ternyata di tengah situasi dan kondisi seperti itu, sejumlah pemuda Indonesia bertarung dan mengadu kreatifitas dalam ajang Black Innovation Awards (BIA) 2009 yang digelar perusahaan rokok Djarum. Kali ini Kick Andy akan mengenal lebih dekat para pemenang lomba kreatifitas itu.

Salah satu pemenang lomba BIA 2009 adalah Muhamad Rois Abidin. Pemuda kelahiran kota Blitar, Jawa Timur 23 tahun lalu itu tidak tanggung-tanggung mengirim dua karyanya sekaligus yaitu Cangkingz dan Bagcamp yang berhasil menang. Menurut Rois, ide membuat Cangkingz atau tempat membawa duren itu berdasarkan pengamatan sehari-hari di dekat rumahnya. Ia sering melihat betapa susahnya orang yang membeli duren itu ketika membawa pulang karena takut terluka karena durinya yang tajam. Dengan Cangkingz, buah duren bisa dimasukan dan ditutup kembali. Dengan demikian kita bisa membawa duren dengan nyaman. Sedangkan penemuan keduanya adalah Bagcamp. “Bagcamp adalah sebuah tas yang ketika dibuka bisa diubah menjadi sebuah tenda,” ujarnya menerangkan. Jadi tas ini menurut Rois, kalau mau camping tidak perlu repot membawa tenda.

Inovasi lainnya yang berhasil menang adalah “blind gaple”. Menurut penciptanya yaitu Arif Kurnianto, ia ingin agar saudara kita yang tunanetra bisa bermain gaple atau domino dengan orang normal. Kartu gaple-nya dibuat khusus yaitu dengan lubang-lubang sesuai dengan jumlah lambang domino. “Penderita tunanetra memainkannya dengan meraba kartu itu,” kata pemuda berusia 33 tahun itu. Sementara penemuan yang terlihat simpel namun menarik perhatian dewan juri adalah “templast”, yaitu tempat sampah plastik. Menurut penemunya, Bharoto Yekti, tempat sampah ini di dalamnya terdapat beberapa lingkaran berbagai ukuran. Masing-masing lingkaran itu diberi kantong plastik atau tas “kresek” untuk menampung sampah. “Melalui alat ini kita bisa dengan mudah memilah-milah sampah sesuai ukuran dan jenisnya. Sangat sederhana bukan?”, kata Bharoto meyakinkan. Memang menurut pengamatan dewan juri, Yoris Sebastian, “templast” memang sangat simpel dan sederhana. Walau kelihatan sederhana, manfaatnya ternyata sangat besar sekali. Karena sangat simpel dan sangat bermanfaat itulah yang membawa Bharoto Yekti, pria 28 tahun lulusan ITB itu mendapat tiket berangkat ke Australia untuk menjadi pengamat dalam lomba kreatifitas tingkat internasional. Ide dan kreatifitas para pemuda Indonesia dalam ajang Black Innovation Awards itu memang patut dihargai. Dengan ajang semacam ini akan selalu muncul ide dan kreatifitas yang sangat aplikatif sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat. Hanya saja peran serta pemerintah dan dunia usaha sangat diperlukan disini. Para inovator itu ternyata masih kesulitan mematenkan dan memasarkan hasil karyanya.

KICK ANDY : Inovasi Anak Negeri – Jum’at, 18 Juni 2010 pukul 21.30 – 23.00 wib "

Keep Reading

edit post

Indonesia Raya

Posted On 00.29 by Tabligh Alfarisyi |

Indonesia dulu kala adalah Negara yang besar,negara yang di segani dunia,negara yang mempunyai wibawa,betapa banggaanya menjadi Anak Indonesia!dari jaman majapahit sampai ssriwijaya.di masa Soekarno kita dititik puncak kejayan dalam dunia militer!kita termasuk salah satu maca asia !yang disegani dunia,tp sekarang Indondeia sudah tak lagi memiliki wibawa.tak lagi di segani dunia,tak lagi menjadi negara yang di contoh dunia !!!
siapa yang mau di persalahkan,siapa yang mau di mintai pertangung jawaban!semua salah kita!kita bangsa indonesia yang bertangung jawab atas ini semua.mari bersatu tingkat kan rasa nasioalismu kawan !!!kalau tidak sekarang kapan lagi kita merasakan dan melanjutkan cita2 pejuang dahulu kala !!!



Photobucket


Kumpulan video Perjuangan INDONESIA dan lagu indonesia yang tak lagi di dengar



Indonesia Raya -National Anthem of Indonesia- - Click here for another funny movie.

Keep Reading

edit post

video anak kreatif potensi utama

Posted On 20.17 by Tabligh Alfarisyi |

Keep Reading

edit post

Banganya Jadi Anak INDONESIA

Posted On 10.52 by Tabligh Alfarisyi |

Anak Indonesia Super Kreatif

In Berbudaya, Kreatif, Pendidikan on August 4, 2008 at 6:51 am
Dalam kondisi bangsa yang masih sulit ini, kemandirian seorang anak sangatlah diperlukan untuk kemajuan bangsa. Anak Indonesia harus bersikap sejati, kreatif dan mandiri. Sikap ini menunjukkan kemandirian anak Indonesia dan tidak bersikap cengeng.

Hal ini dikatakan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh setiap 23 Juli di Taman Mini Indonesia Indah, Rabu.

Menurut Mensos, permasalahan yang menyangkut anak masih sangat tinggi. Baik menyangkut pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraan sosial anak.

Itu sebabnya, kata Mensos, persoalan anak perlu melibatkan departemen terkait seperti Depdiknas dan Depkes. “Persoalan yang menyangkut anak ini memang ujungnya adalah faktor kemiskinan yang masih tinggi di Indonesia”.

Sementara itu pada puncak peringatan HAN di TMII, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan kepada anak-anak Indonesia untuk tetap kreatif, belajar, mandiri dan beribadah.

Bukan berarti anak yang kreatif tidak boleh nakal, karena diakui Presiden SBY dirinya pun sewaktu kecil juga nakal. Tapi kalau sudah mendapat nasehat orangtu dan guru, kita harus dengarkan dengan baik nasehat itu.

“Bahkan siapa sangka, sewaktu kecil saya nakal, dewasa bisa menjadi Presiden. Tentu kalianpun bisa menjadi Presiden jika ada kemauan dan belajar sungguh-sungguh”, ujar Presiden SBY.

Keep Reading

edit post

Template by : kendhin x-template.blogspot.com